Malang, 18 Januari 2026 — Komandan Korem 083/Baladhika Jaya (Danrem 083/Bdj) Kolonel Inf Kohir menghadiri kegiatan Silaturrahim Ulama–Umaro Mancanegara Ke-23 yang digelar di Yayasan Darul Hikmah An-Nawawi. Forum tersebut diikuti para ulama dari berbagai negara sebagai ajang memperkuat persaudaraan, pertukaran gagasan, serta komitmen menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kehadiran Danrem 083/Bdj dalam forum internasional tersebut menjadi wujud dukungan TNI terhadap peran strategis tokoh agama dalam menjaga stabilitas sosial dan keharmonisan masyarakat, khususnya di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Di sela kegiatan, Kolonel Inf Kohir menekankan pentingnya sinergi antara ulama dan umaro dalam menghadapi tantangan era digital, terutama maraknya penyebaran hoaks dan informasi menyesatkan yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.
“Perkembangan teknologi informasi membawa banyak manfaat, namun juga menghadirkan ancaman jika tidak disikapi dengan bijak. Di sinilah peran ulama dan umaro sangat penting untuk memberikan edukasi, menyejukkan masyarakat, serta menangkal hoaks yang dapat merusak persatuan,” ujar Kolonel Inf Kohir.
Menurut Danrem, forum silaturrahim lintas negara ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat nilai-nilai persaudaraan kemanusiaan (ukhuwah insaniyah) serta saling berbagi pengalaman dalam menjaga harmoni di tengah masyarakat yang majemuk.
Ia juga menegaskan bahwa TNI, melalui satuan kewilayahan, akan terus mendukung upaya-upaya yang memperkuat persatuan, toleransi, dan kedamaian, termasuk melalui kolaborasi dengan tokoh agama dan elemen masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat persaudaraan antarulama dari berbagai negara. Para peserta sepakat bahwa sinergi ulama–umaro merupakan fondasi penting dalam menjaga stabilitas, menangkal disinformasi, serta merawat nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan global yang semakin kompleks. (Penrem083)

0 Komentar